-->
    BLANTERORBITv102

    Muskab IPSI Kerinci 2026, Suhatril Terpilih Pimpin Periode 2026 - 2030

    Senin, 12 Oktober 2026

     

    Dunia Silat | KERINCI - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kerinci 2026 menetapkan Suhatril, S.H., sebagai ketua untuk masa bakti 2026-2030. Pemilihan berlangsung melalui musyawarah mufakat dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Kerinci, Sabtu (10/10/2026).

    Muskab yang mengusung tema “Silat Budaya Bangsa, Prestasi Kebanggaan Kita” tersebut dihadiri perwakilan 10 dari 11 perguruan pencak silat yang terdaftar di IPSI Kabupaten Kerinci. Persinas ASAD Kabupaten Kerinci, yang dipimpin Bonasip Sutresno, turut berpartisipasi dalam forum tersebut.

    Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi antarperguruan untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, serta menjaga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus cabang olahraga prestasi.

    Dalam sambutannya, Ketua IPSI Provinsi Jambi yang diwakili Wakil Ketua, Dr. Eliyusnadi, S.Kom., M.Si., menekankan pentingnya perlakuan yang adil terhadap seluruh perguruan yang terdaftar di IPSI.

    “Jangan dianaktirikan perguruan-perguruan yang terdaftar di IPSI. Harus ada keadilan. Semoga acara Muskab IPSI Kabupaten Kerinci berjalan aman, lancar, dan sukses,” ujarnya.

    Pesan tersebut menegaskan pentingnya membuka ruang pembinaan dan kesempatan berprestasi bagi seluruh perguruan. Dengan demikian, pengembangan pencak silat di daerah dapat berjalan secara inklusif dan tidak hanya bertumpu pada perguruan tertentu.

    Dukungan terhadap pengembangan olahraga juga disampaikan melalui sambutan Ketua KONI Kabupaten Kerinci, Drs. Navrizal, yang dibacakan Sekretaris KONI Kerinci, Yasril. Sinergi antara IPSI, KONI, dan perguruan diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet serta mendorong peningkatan prestasi pencak silat di berbagai kejuaraan.

    Ketua Persinas ASAD Kabupaten Kerinci, Bonasip Sutresno, berharap kepemimpinan baru IPSI dapat mempererat hubungan antarperguruan dan meningkatkan kualitas pembinaan pesilat secara berkelanjutan.

    Menurut dia, keterlibatan perguruan dalam forum organisasi merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi, menjaga persaudaraan, dan mendukung kemajuan pencak silat di daerah.

    “Pencak silat akan semakin maju apabila seluruh perguruan mendapatkan kesempatan yang adil untuk berkembang. Karena itu, kebersamaan, komunikasi, dan kerja sama harus menjadi landasan dalam membina atlet serta melestarikan budaya pencak silat,” ujarnya.

    Terpilihnya Suhatril untuk periode 2026–2030 diharapkan menjadi momentum bagi IPSI Kabupaten Kerinci untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menyusun program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan prestasi.

    Ke depan, tantangan IPSI tidak hanya menjaga keberlangsungan pencak silat sebagai tradisi, tetapi juga menyiapkan atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Upaya tersebut membutuhkan kerja sama seluruh perguruan, dukungan pemangku kepentingan olahraga, serta pembinaan yang berkesinambungan.

    Dengan semangat persaudaraan dan sportivitas, Muskab IPSI Kabupaten Kerinci 2026 diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat persatuan perguruan dan memajukan pencak silat sebagai budaya bangsa sekaligus kebanggaan daerah.(ARS/HRY)