Dunia Silat | SURAKARTA - Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Jawa Tengah menggelar Sosialisasi Peraturan Pertandingan Pencak Silat (PPPs) 2026 di Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman pelatih dan ofisial mengenai regulasi pertandingan agar persiapan atlet dan pelaksanaan kompetisi mengacu pada ketentuan yang sama.
Sosialisasi menghadirkan tiga pemateri, yakni Indo Catur, Haris Nugroho, dan Rony Syaifullah. Peserta yang terdiri atas pelatih dan ofisial IPSI kabupaten/kota se-Jawa Tengah mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya memahami dan menerapkan peraturan pertandingan dalam proses pembinaan serta persiapan menghadapi Porprov.
Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman teknis peserta terhadap regulasi pertandingan pencak silat. Dengan pemahaman yang seragam, pelatih diharapkan dapat menyesuaikan program latihan, strategi bertanding, serta kesiapan atlet dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, ofisial diharapkan mampu menjalankan perannya dengan lebih baik dalam mendukung kebutuhan teknis kontingen.
Hasil yang diharapkan dari sosialisasi ini tidak hanya berupa peningkatan pengetahuan peserta, tetapi juga penerapan peraturan secara tepat dalam persiapan dan pelaksanaan pertandingan. Kesamaan pemahaman dapat membantu mengurangi perbedaan penafsiran terhadap regulasi, meningkatkan kesiapan kontingen, serta mendukung pertandingan yang tertib, objektif, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Pembekalan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Selain kemampuan atlet, pemahaman pelatih dan ofisial terhadap peraturan turut menentukan kualitas persiapan dan kesiapan kontingen menghadapi persaingan antardaerah.
Melalui sosialisasi PPPs 2026, Pengprov IPSI Jawa Tengah diharapkan dapat mendorong seluruh kontingen mempersiapkan atlet secara lebih terarah, memahami regulasi yang digunakan, dan menerapkannya secara konsisten. Dengan demikian, pertandingan pencak silat pada Porprov mendatang diharapkan berlangsung kompetitif, tertib, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.(wed/hry)

0 komentar