Dunia Silat | Dunia pencak silat Indonesia kembali berduka. Rachmat Gobel telah berpulang, meninggalkan jejak pengabdian yang tidak hanya dikenang di dunia usaha dan pemerintahan, tetapi juga dalam perjalanan panjang pembinaan pencak silat nasional.
Bagi insan pencak silat, nama Rachmat Gobel memiliki tempat tersendiri. Di balik berbagai kiprahnya, ia dikenal sebagai sosok yang menggagas Kejuaraan Sirkuit Nasional Pencak Silat Panasonic, sebuah kompetisi bergengsi yang pada masanya menjadi salah satu tolok ukur prestasi pesilat Indonesia. Kejuaraan itu membuka ruang bagi pesilat-pesilat terbaik dari berbagai daerah untuk berkompetisi secara berjenjang, sekaligus menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet nasional.
Melalui Sirkuit Nasional Pencak Silat Panasonic, lahir banyak atlet yang kemudian mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang nasional maupun internasional. Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga membutuhkan sinergi antara organisasi, masyarakat, dan dunia usaha.
Selain itu, Rachmat Gobel juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). Dalam perannya, ia turut memperkuat organisasi, mendukung pembinaan atlet, dan mendorong pencak silat semakin dikenal sebagai olahraga yang sarat nilai budaya, persaudaraan, dan karakter bangsa.
Kepergian Rachmat Gobel pun menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar pencak silat Indonesia. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai perguruan dan organisasi silat, termasuk PERSINAS ASAD.
Ketua Umum PERSINAS ASAD, Marsma TNI (Purn) H. Sukur, menyampaikan bahwa almarhum merupakan tokoh yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pencak silat nasional.
Keluarga Besar PERSINAS ASAD menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Rachmat Gobel. Beliau adalah sosok yang memiliki dedikasi dan kepedulian besar terhadap perkembangan pencak silat Indonesia. Jejak pengabdian beliau, termasuk melalui Kejuaraan Sirkuit Nasional Pencak Silat Panasonic, telah menjadi bagian penting dalam sejarah pembinaan atlet nasional. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan khilafnya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan," ujar H. Sukur.
Kini, sosok yang selama puluhan tahun memberikan perhatian terhadap kemajuan pencak silat telah tiada. Namun, semangat yang ditanamkannya akan terus hidup di setiap gelanggang pertandingan, dalam setiap prestasi pesilat Indonesia, dan dalam tekad seluruh insan silat untuk menjaga marwah olahraga warisan budaya bangsa.
Rachmat Gobel telah berpulang. Namun, pengabdiannya akan tetap tercatat sebagai bagian dari sejarah panjang pencak silat Indonesia.(wed/hry)

0 komentar