-->
    BLANTERORBITv102

    Buka Rakerprov IPSI Jateng, Ketua KONI Optimistis Silat Jateng Capai Target PON 2028

    Sabtu, 09 Mei 2026


    Dunia Silat | SEMARANG, 9 Mei 2026 - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Tengah, dr. Sujarwanto Dwi Atmoko, resmi membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia di Hotel Grasia, Sabtu (9/5). Agenda tahunan tersebut dihadiri jajaran pengurus IPSI kabupaten/kota se-Jawa Tengah sebagai forum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah pembinaan prestasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

    Dalam sambutannya, Sujarwanto menegaskan Rakerprov bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum strategis untuk mengevaluasi capaian serta menyusun langkah besar bagi masa depan pencak silat Jawa Tengah.

    “Rakerprov ini adalah kegiatan rutin sebagai sarana evaluasi atas apa yang telah kita capai dan saatnya kita memikirkan langkah-langkah besar ke depan. Saya yakin IPSI Jateng memiliki tekad yang kuat untuk terus mewujudkan prestasi yang membanggakan,” ujar Sujarwanto di hadapan peserta rapat.

    Ia menilai pencak silat Jawa Tengah memiliki fondasi prestasi yang kuat. Menurutnya, sederet capaian yang telah diraih atlet-atlet Jawa Tengah selama ini harus menjadi pemantik semangat untuk menembus prestasi yang lebih tinggi, baik di level nasional maupun internasional.

    “Prestasi IPSI Jateng selama ini harus kita jadikan momentum untuk semakin berprestasi lebih tinggi lagi. Kita punya modal sejarah dan kualitas atlet yang mumpuni,” katanya.

    Menghadapi Pekan Olahraga Nasional, Sujarwanto menyebut target yang dipasang untuk cabang olahraga pencak silat tergolong realistis. Ia optimistis Jawa Tengah tetap menjadi salah satu kekuatan utama dalam peta persaingan nasional, asalkan pembinaan dilakukan secara konsisten dan terukur.

    “Target PON 2028 untuk Jawa Tengah sangat realistis. Kita tetap berada dalam orbit prestasi, namun kita tidak boleh lengah. Kita akan berusaha keras agar capaian tersebut terus ditingkatkan melalui pembinaan yang sistematis dan kerja keras kolektif,” tegasnya.

    Rakerprov IPSI Jawa Tengah 2026 diharapkan menghasilkan program kerja yang konkret dan inovatif, khususnya dalam pembibitan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta penguatan kapasitas wasit dan juri di seluruh daerah. Melalui forum tersebut, IPSI Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga tradisi prestasi sekaligus menatap peluang pencak silat menuju panggung dunia.(wed/hry)