-->
    BLANTERORBITv102

    Sekretaris Umum IPSI Jabar Buka Ajang Pencak silat Bergengsi Road To Malaysia

    Kamis, 16 April 2026



    Bandung (16/04) - Kejuaraan Nasional Pencak Silat BMW Championship 1 Road to Malaysia 2026 resmi digelar. Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Sekretaris Umum (Sekum) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat, B. Wahyudi., ST., yang mewakili Ketua Umum Pengprov IPSI Jabar.

    Bertempat di GOR Laga Tangkas Sport Jabar, Arcamanik, Bandung pada 16 April 2026, kejuaraan ini mengusung tema "Berani Mengambil Resiko Wujudkan Prestasi Gemilang". Dalam sambutannya, Wahyudi sangat mengapresiasi tema tersebut karena dinilai mampu memompa semangat dan rasa percaya diri para atlet yang bertanding.

    Antusiasme kejuaraan ini terbilang luar biasa. Wahyudi menyebutkan, ajang ini diikuti oleh sekitar 1.650 peserta. Skalanya tidak hanya nasional, melainkan mulai merambah internasional dengan kehadiran perwakilan dari tiga negara: Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Untuk peserta domestik, atlet berdatangan dari 12 provinsi yang tersebar dari ujung timur Papua hingga Riau di ujung barat Indonesia.

    "Pencak silat Jawa Barat ini istimewa karena telah hattrick tiga kali juara PON, yang artinya istimewa dan sebagai barometer pencak silat nasional," tegas Wahyudi di hadapan para peserta.

    Wahyudi juga memberikan pesan penting kepada para pesilat. Ia mengingatkan bahwa pencak silat adalah sarana untuk membentuk karakter. Para atlet diminta untuk selalu menjaga sportivitas dan mengikuti instruksi pelatih.

    "Kalah dan menang itu bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari proses ke depannya untuk mewujudkan impian prestasi yang gemilang," ujarnya.

    Sebagai daya tarik utama kejuaraan ini, para atlet yang keluar sebagai juara nantinya akan mendapat kesempatan emas untuk dikirim bertanding ke Malaysia.

    Ke depannya, IPSI Jabar berharap BMW Championship dapat menjadi tolak ukur alias barometer standar penyelenggaraan kejuaraan yang berkualitas. Wahyudi menyoroti banyaknya kejuaraan silat di Jawa Barat yang bisa mencapai tiga hingga empat acara dalam sebulan di tingkat daerah. Oleh karenanya, ia menekankan agar event pencak silat betul-betul ditujukan untuk menunjang prestasi, bukan sekadar berorientasi pada bisnis (business oriented).

    Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut perwakilan Dispora, perwakilan LDII, Persinas ASAD yang selama ini banyak mendukung prestasi atlet Jabar, serta sejumlah pelatih dan ofisial. Acara ini resmi dibuka dengan prosesi pemukulan gong oleh B. Wahyudi.